FaktaPekanbaru - Bengkalis- Upaya pemberantasan peredaran narkotika terus digencarkan jajaran Polres Bengkalis. Kali ini, Polsek Pinggir berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar,melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama S menyampaikan, pengungkapan tersebut dilakukan pada Selasa, 31 Maret 2026 sekitar pukul 15.40 WIB di Jalan Lintas P. Baru–Duri, tepatnya di sebuah penginapan di Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial Agt (39), warga Balai Raja. Dari tangan pelaku, polisi menyita satu paket kecil diduga sabu dengan berat kotor sekitar 0,12 gram, satu alat hisap (bong), serta satu unit handphone.
Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut.
“Berbekal informasi itu, tim opsnal melakukan penyelidikan dan mendapati gerak-gerik mencurigakan saat pelaku memasuki penginapan. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti sabu beserta alat pendukungnya,” ujarnya.
Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya. Polisi juga melakukan tes urine terhadap pelaku, dengan hasil positif mengandung amphetamine.
“Pelaku mengakui sabu tersebut miliknya, dan hasil tes urine juga menunjukkan positif amphetamine,” tambahnya.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Pinggir guna proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pengembangan untuk memburu pemasok sabu yang diketahui berinisial IKBAL.
“Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” tegas Kapolsek.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kapolsek menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba. Peran serta masyarakat sangat kami butuhkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika,” pungkasnya.