Pekanbaru, - FaktaPekanbaru - Dengan semangat berbagi kebahagiaan pada momen Idul adha 1447H tahun 2026 ini, SMP Negeri 8 Pekanbaru melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak 3 ekor sapi.
Pemotongan hewan kurban perdana semenjak covid 19 ini dilakukan di halaman belakang sekolah pada Kamis (28/5/2026) dimulai pagi.
"Allhamdulillah, pemotongan hewan kurban perdana setelah covid 19 ini bisa terlaksana pada idul Adha 1447H/2026M," tutur Andi Ahmadi S.Ag Ketua Panitia penyembelihan hewan kurban SMP Negeri 8 yang juga merupakan Guru Agama di SMP Negeri 8 Pekanbaru.
Lanjutnya, ini merupakan program dari SMP Negeri 8 Pekanbaru yang dikepalai oleh Kepala Sekolah Safrida Ali.
"Kebetulan pada tahun ini kita dapat menyembelih 3 ekor hewan kurban yang peserta kurbannya dari Majelis Guru dan juga anak-anak kita yang berada sekolah di SMP Negeri 8 Pekanbaru," ungkapnya.
Pembagian daging kurban kata Andi, dikhususkan kepada warga yang ada di sekeliling SMP Negeri 8 Pekanbaru, majelis Guru dan juga kepada anak-anak kita yang kurang mampu per kelasnya itu ada 3 orang yang mendapatkan daging kurban.
"Dengan momen penyembelihan kurban ini diharapkan bisa menanamkan kepada anak-anak kita begitu pentingnya hidup bersosialisasi, berbagi dengan jiran tetangga, insyaallah kita akan punya program ke depannya biar lebih antusias dan semangat lagi anak-anak kita untuk berkurban kita bikin berupa tabungan kurban," tandasnya.
Sementara Wakil Kepala bidang Kesiswaan SMP Negeri 8 Pekanbaru, Elly Yunita memaknai momentum Idul Adha atau Hari Raya Qurban ini bagaimana anak-anak mencintai lingkungan dan berbagi dengan berkurban.
"Kurban merupakan hal kebaikan dalam melatih keikhlasan idan juga kebersamaan. Dengan kebersamaan yang tadinya merasa tidak mampu akhirnya menjadi mampu dan sekaligus pembentukan karakter mengajak anak-anak juga untuk lebih disiplin, lebih empati sama orang yang tidak mampu. Walaupun kita berada di ekonominya yang lebih tinggi dengan adanya hari raya Idul Qurban yang anak-anak kita tidak mampu dapat juga merasakan," ujarnya.
Terakhir Elly Yunita berharap ke depannya akan lebih meningkat lagi peserta yang ikut berkurban, "kalau sekarang masih 3 ekor sapi tahun depan target kami minimal 7 ekor sapi, mudah-mudahan kita sehat selalu umur panjang bisa bertemu di tahun depan," pungkasnya.