Haflah Akhirussanah dan Wisuda 77 Santri Angkatan ke III Pontren Aulia Cendekia Pekanbaru Diisi Tablig Akbar.

Haflah Akhirussanah dan Wisuda 77 Santri Angkatan ke III Pontren Aulia Cendekia Pekanbaru Diisi Tablig Akbar.

Pekanbaru, FaktaPekanbaru- Pondok Pesantren (Pontren) Aulia Cendekia Pekanbaru mengadakan Haflah Akhirussanah dan Tabligh Akbar sekaligus Wisuda Santri Angkatan ke III bertempat di halaman sekolah Jalan Buana Komp. Perum Purwodadi Indah pada Sabtu (14/6/2026) dimulai pagi.

Haflah Akhirussanah dan wisuda angkatan ketiga ini dihadiri langsung Ketua Yayasan Al-Waliy Humanislam Prof. Dr. Ir. Bahruddin, MT, Pimpinan Pondok Pesantren Aulia Cendekia Pekanbaru Kyai Masduki Fadly, S.Sos, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau Dr. H. Jisman, M.A, Sekretaris MUI Kota Pekanbaru.

Kasi Pendis Kemenag Pekanbaru, Zulfa Hendri M.Pd, Anggota DPRD Fraksi PKB, Abu Bakar, Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Pekanbaru Mardiansyah S.STP, M.Ap, Perwakilan Polresta Pekanbaru serta para Wali Santri dan 77 Santri yang lulus tahun 2026.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat didahului dengan pagelaran seni serta tampilan tahfiz alquran, tahfiz hadits, tilawah, pantun bahasa arab serta tampilan keagamaan lainnya. Terakhir ditutup dengan Tablig Akbar.

Mewakili Wali Murid kelas VI Pontren Aulia Cendekia, Turmuzi S.Pd menyampaikan 
Apresiasi dan terimakasihnya kepada para guru yang telah selama ini mendidik para santri.

"Terimakasih tak terhingga kami ucapkan atas ilmu yang diberikan, sabar dalam mendidik akhlak anak-anak kami akhlak serta membaca alquran. Kami juga memohon maaf manakala anak kami membuat kesalahan dan kekhilafan," tuturnya.

Sementara Pimpinan Pontren Aulia Cendekia Pekanbaru, Kyai Masduki Fadly, S.Sos menyebut salah satu agenda tahunan dari adalah pondok pesantren Aulia Cendekia Pekanbaru haflah khairussana yaitu perayaan akhir tahun setiap tahun ajaran baru.

"Acara ini mulai tadi malam, Khatam Qur'an rangkaiannya magrib ke Isya dan ba'da isyanya kegiatan pentas seni dan kreasi santri, dan pagi ini adalah hari puncaknya yang diawali dengan doa bersama Istighosah dan bacaan Quran dan ditutup dengan adalah tabligh akbar," ungkapnya.

Kyai Masduki berharap 77 Santri yang lulus tahun ini bisa melanjutkan pendidikan lebih baik ke jenjang berikutnya. "Masyarakat tentunya ingin akhlak anaknya bagus, dengan menjadi santri otomatis bisa. Kami ingin lulusan Pontren Aulia Cendekia melanjutkan ke pondok pesantren yang jelas legalitasnya," tandasnya.

Kasi Pendidikan Islam Zulfa Hendri M.Pd mengatakan Kepala Yayasan bersama dengan pengurus pondok pesantren maupun kepala madrasahnya yang telah tekun melakukan proses pembelajaran. Ia menyebut Madrasyah Ibtidaiyah (MI) Aulia Cendekia ini semakin bertumbuh dari waktu ke waktu.

"Kemenag kota Pekanbaru punya 43 lembaga pendidikan sejenis MI dan MI Aulia Cendekia mempunyai siswa terbanyak swasta. Ini bukti bahwasanya pesantren ini relevan dengan kebutuhan masyarakat kota Pekanbaru," ujarnya.

Kurikulum dari madrasyah lanjut Zulfa, Kurikulum merdeka berbasis cinta seperti yang digagas oleh Menteri Agama Nasarudin Umar masuk sekolah mulai dari jam 07.00 pagi sampai jam 16.00 sore.

"Sedangkan untuk aktivitas malamnya bagi yang mondok tentu dengan kurikulum pondoknya yang berakidahkan Ahlussunnah Wal Jamaah an-nahdia," tambahnya.

Bagi siswa atau santri yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Pontren Aulia Cendekia Zulfa berpesan agar melanjutkan pendidikan ke pesantren atau MTS.

"Pada sambutan tadi saya mengatakan idealnya bagi santri melanjutkan pendidikan setelah ini kalau bisa lanjut ke MTS dan yang paling pas adalah lanjut ke pesantren agar ilmu agama yang didapat di sini dapat terus bertambah dan bertumbuh," lanjutnya.

Zulfa juga mengapresiasi pontren Aulia Cendekia karena setiap tahunnya tidak ada laporan kejadian pesantren laporan kekerasan, pelecehan dan bullying. "Pontren Aulia Cendekia termasuk sekolah ramah anak," tutupnya. 

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index